PT. Rifan Financindo Berjangka News

PT. Rifan Financindo Berjangka adalah anggota dari dua bursa berjangka yang ada di Indonesia yaitu Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan Indonesia

PT Rifan Financindo Berjangka

  • PT Rifan Financindo Berjangka
  • Profil PT Rifan Financindo Berjangka
  • Legalitas PT Rifan Financindo Berjangka
  • Penghargaan PT Rifan Financindo Berjangka
  • Fasilitas dan Layanan PT Rifan Financindo Berjangka
  • DROPDOWN MENU
Home » Rifan Financindo » Facebook Larang Semua Iklan Terkait Mata Uang Virtual

Facebook Larang Semua Iklan Terkait Mata Uang Virtual

Posted by PT. Rifan Financindo Berjangka News on Rabu, 31 Januari 2018
Label: Rifan Financindo

Facebook melarang semua iklan yang terkait dengan mata uang virtual |    PT Rifan Financindo Berjangka


Rifan Financindo



Meski demikian, antusiasme terhadap bitcoin dan mata uang virtual lainnya telah melahirkan sejumlah jutawan dan miliarder. Beberapa perusahaan pun sahamnya melonjak karena mengklaim terkait dengan mata uang virtual, kadang hanya karena namanya saja.

Beberapa waktu lalu, CEO Facebook Mark Zuckerberg menyatakan minatnya untuk mempelajari mata uang virtual dan teknologi desentralisasi. Ini adalah salah satu upaya untuk memperbaiki masalah-masalah pada Facebook.

Zuckerberg menuturkan, ia ingin mengetahui dampak positif maupun negatif yang ditimbulkan teknologi baru itu. Namun, beberapa pihak memandang ini adalah angin segar bagi mata uang virtual.

Ada sejumlah perusahaan yang menggalang modal melalui ICO, namun faktanya perusahaan itu malah tidak memiliki bidang usaha apapun. Regulator, yakni Komisi Sekuritas dan Bursa Efek AS (SEC) baru-baru ini membekukan aset yang melakukan ICO fiktif melalui AriseBank.

Facebook dan seluruh entitasnya, termasuk Instagram, tidak memperbolehkan adanya iklan yang menggunakan kalimat seperti "Gunakan dana pensiun Anda untuk membeli bitcoin!" atau yang mempromosikan perdagangan opsi biner.

"Kami ingin orang-orang terus menemukan dan mempelajari produk dan layanan baru melalui iklan di Facebook tanpa takut ditipu atau dirugikan," kata Facebook dalam unggahan blog, seperti dikutip dari Bloomberg.

 Jejaring sosial Facebook melarang semua iklan yang terkait dengan mata uang virtual. Iklan ini antara lain mencakup promosi mata uang virtual, penerbitan koin perdana atau initial coin offering (ICO), dan opsi biner.

Menurut Facebook, iklan-iklan tersebut kerap kali terkait dengan praktik promosi yang dianggap menipu dan menyesatkan. Facebook pun kini tengah memilah iklan-iklan yang menyesatkan tersebut, yang dihadirkan oleh perusahaan yang dioperasikan secara tak baik pula.


Facebook Haramkan Iklan Bitcoin | PT Rifan Financindo Berjangka



Pelarangan iklan itu telah berjalan di Facebook, Instagram, Audience Network jaringan aplikasi dan situs web di luar Facebook yang menampilkan iklan Facebook di dalam kontennya.

"Kami akan meninjau ulang kebijakan ini dan bagaimana kami menegakkan itu sebagai sebagai peningkatan komitmen kami," jelas Leathern. 

Dalam pengumumannya, Leathern mengatakan, Facebook menjunjung tinggi dua prinsip nilai dalam iklan. Pertama, iklan harus aman untuk diakses oleh pengguna, prinsip kedua iklan yang menyesatkan dan menipu tidak mendapatkan tempat di platform ini.

Dia menegaskan, keputusan melarang iklan Bitcoin dan kawan-kawan itu tidak permanen. Situs media sosial populer ini terbuka untuk meninjau ulang aturannya di kemudian hari, sesuai dengan dinamika. 

"Kami ingin orang terus menemukan dan mempelajari produk dan layanan baru melalui iklan Facebook tanpa takut dengan penipuan atau penyesatan,” jelasnya. 

Leathern mengatakan, pelarangan ini dikeluarkan setelah Facebook mengendus ada banyak perusahaan yang mengiklankan mata uang digital, ICO, tapi perusahaan tersebut tak beritikad baik. 

Facebook telah melarang semua iklan mata yang digital, termasuk iklan Bitcoin dan penawaran pembelian mata uang digital atau dikenal Initial Coin Offering. Alasannya, iklan mata uang digital seringkali berpotensi membawa informasi menyesatkan.

Dalam pengumumannya di blog perusahaan, dikutip Rau 31 Januari 2018, Direktur Manajemen Produk Facebook, Rob Leathern menegaskan, platform tersebut akan membersihkan iklan produk dan layanan finansial yang seringkali dikaitkan dengan praktik promosi menyesatkan dan menipu. 


Facebook dan Instagram Terang-terangan Larang Iklan Bitcoin | PT Rifan Financindo Berjangka



Cryptocurrency sedang ramai dibicarakan di kalangan masyarakat modern. Banyak negara yang mendukung, tetapi tak sedikit pula yang menentang sistemnya.

Bitcoin dibahas lantaran nilai tukarnya sempat melambung tinggi pada akhir tahun lalu.

“Kami akan terus meningkatkan kemampuan deteksi praktik iklan yang menyesatkan,” kata dia.

“Kami akan mengkaji lagi kebijakan ini sembari melakukan penegakan pelaksanaannya,” ia menambahkan, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (31/1/3018), dari Recode.

Sehingga, jika dibiarkan mengiklan di platform-nya, Facebook berarti turut menyebarkan hal tak benar.

Iklan-iklan cryptocurrency ini bukan cuma tak boleh nangkring di layanan inti Facebook, tetapi juga di “anak”-nya yakni Instagram.

Hal tersebut disampaikan perwakilan eksekutif Facebook, Rob Leathern.

Facebook menerapkan kebijakan baru yang melarang iklan soal mata uang digital alias cryptocurrency muncul di jejaring sosialnya.

Artinya, tak ada lagi iklan-iklan yang mempromosikan penggunaan bitcoin, ethereum, litecoin, dkk yang beredar di Facebook.

Menurut Facebook, cryptocurrency tak lebih dari produk keuangan yang terasosiasi dengan praktik promosi menyesatkan.

“Para (hacker) penyerang menyasar DoubleClick Google yang mengembangkan dan menyediakan layanan iklan internet, untuk distribusi trafik,” tulis Trend Micro dalam laporannya, sambil menambahkan bahwa script jahat tersebut ditemukan menginfeksi iklan Google di Jepang, Perancis, Taiwan, Italia, dan Spanyol.

DoubleClick adaah salah satu jaringan iklan daring pertama dan terbesar di dunia yang dibeli oleh Google pada 2007, seharga 3,1 miliar dollar AS.

Akuisisi tersebut adalah salah satu alasan di balik dominasi Google di ranah online advertising.

Kini, jaringan iklan Google menjangkau 250 juta unique viewer di Amerika Serikat saja.

Pekan lalu, sejumlah pengguna YouTube mengeluhkan antivirus di komputernya selalu mendeteksi script penambang cryptocurrency, Coinhive, tiap kali mereka mengunjungi situs layanan video sharing tersebut. Hal ini tetap terjadi walaupun mengganti browser untuk mengakses YouTube.

Belakangan lewat hasil penyelidikan firma sekuriti siber Trend Micro, diketahui bahwa Coinhive memang disisipkan oleh hacker ke jaringan iklan Google, termasuk dalam penayangan iklan di YouTube.

Nilai satu bitcoin pernah menyentuh 15.000 dollar AS atau sekitar Rp 214 jutaan.

Pada awal tahun ini, harga bitcoin pun turun ke level di bawah 12.000 dollar AS untuk pertama kalinya sejak 5 Desember 2017.

Harga bitcoin sempat menyentuh level 11.685,24 dollar AS atau setara sekitar Rp 156,579 juta.



Rifan Financindo



1 Response to "Facebook Larang Semua Iklan Terkait Mata Uang Virtual"

  1. Baswara Catra26 Mei 2019 pukul 19.13

    E-money Mudahkan Hidupmu!, Dibaca ya

    BalasHapus
    Balasan
      Balas
Tambahkan komentar
Muat yang lain...

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Social Media

LINKS

  • PT Rifan Financindo Berjangka Pusat
  • Berita PT Rifan Financindo Berjangka
  • PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru
  • PT Rifan Financindo Berjangka Surabaya
  • PT Rifan Financindo Berjangka Semarang
  • PT Rifan Financindo Berjangka Medan
  • PT Rifan Financindo Berjangka Palembang
  • PT Rifan Financindo Berjangka Jakarta STC
  • PT Rifan Financindo Berjangka Solo
  • PT Rifan Financindo Berjangka Bandung
  • PT Rifan Financindo Berjangka Axa
  • PT Rifan Financindo Berjangka
  • PT Rifan Financindo Berjangka
  • PT Rifan Financindo Berjangka
  • Rifan Financindo
  • PT Rifan Financindo
  • RifanFinancindo

POPULAR POSTS

Label

  • APBN-P
  • Asian Games 2018
  • Bandara Soekarno-Hatta
  • Banjir
  • Bisnis
  • BPS
  • BTN
  • bulutangkis
  • BUMN
  • Ekonomi
  • Ekspor
  • emas
  • Emas Antam
  • GBK
  • Harga Emas
  • IHSG
  • Impor Daging
  • Investasi
  • Kesehatan
  • Keuangan Syariah
  • Kinerja Ekspor Impor
  • KKP
  • Maritim
  • Minyak Mentah
  • Morotai
  • Natuna
  • olimpiade rio 2016
  • OPEC
  • owi butet
  • Pariwisata
  • Perdagangan
  • Perekonomian
  • pt
  • PT Rifan Financindo
  • PT Rifan Financindo Berjangka
  • PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Axa
  • PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Bandung
  • PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Jakarta STC
  • PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Medan
  • PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Palembang
  • PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Pekanbaru
  • PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang
  • PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Solo
  • PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Surabaya
  • PT Rifan Financindo Berjangka Pusat
  • PT Rifan Financindo Cabang Bandung
  • PT Rifan Financindo Cabang Jakarta STC
  • PT Rifan Financindo Cabang Medan
  • PT Rifan Financindo Cabang Palembang
  • PT Rifan Financindo Cabang Pekanbaru
  • PT Rifan Financindo Cabang Semarang
  • PT Rifan Financindo Cabang Solo
  • PT Rifan Financindo Cabang Surabaya
  • PT Rifan Financindo Pusat
  • PT Rifanfinancindo
  • PT Rifanfinancindo Berjangka
  • Pulau Suaka Pajak
  • RAPBN
  • Rifan Financindo
  • Rifan Financindo Berjangka
  • Rifanfinancindo
  • Rifanfinancindo Berjangka
  • Rokok
  • Rupiah
  • Saham
  • Sukuk Tabungan
  • Tabungan
  • Tax Amnesty
  • Tax Haven
  • Terminal 3
  • UKM
  • Wirausaha
  • WTI
Copyright 2014 PT. Rifan Financindo Berjangka News. All Rights Reserved. Editor Theme By Angga Widianthara. Powered by Blogger